Amonia dalam perikanan merupakan produk metabolisme protein pada
ikan yang diekskresikan melalui insang dan ginjal. Amonia juga dikeluarkan Bersama dengan urin
dan feses. Ikan mengeksresikan metabolit
amonia sebanyak 50-100mg/kg berat badan setiap harinya. Kadar amonia akan
meningkat beberapa jam setelah pemberian pakan pada ikan. Pada kolam-kolam yang
sudah bertahun-tahun digunakan, bahan organik akan terdeposit di dasar kolam
dan menghasilkan bahan berbahaya yang salah satunya adalah amonia. Kadar amonia
juga dapat meningkat akibat pemberian pakan berlebih sehingga jumlah amonia
yang diekskresikan meningkat tanpa diimbangi dengan jumlah bakteri dekomposer. Amonia
juga dapat berasal dari alga atau tanaman air yang mati. Pada kasus tertentu
seperti blooming alga, ketika alga tersebut mati, kadar amonia akan meningkat
dengan cepat karena proses dekomposisi alga berlangsung cepat sehingga
menurunkan kadar oksigen dan pH lalu meningkatkan amonia dan konsentrasi karbondioksida.
- Ikan
- Udang
- Ikan Hias
- Moluska
- Lobster
- Mamalia Laut
- Coral
- Rumput Laut
- Lingkungan
- Nutrisi
- Lab
Home » Posts filed under toleransi amonia
Tampilkan postingan dengan label toleransi amonia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label toleransi amonia. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 Januari 2018
Langganan:
Postingan (Atom)