-->

    Sunday, 25 March 2018

    Prosedur Fiksasi Histologi pada Ikan

    Alat dan bahan:
    • Sampel ikan hidup
    • Larutan Fiksatif Neutral Buffer Formalin 10% (NBF 10%)
    • 1 set alat bedah
    • Baki
    • Gloves
    • Masker
    • Botol sampel

    Prosedur
    • Siapkan sampel spesimen ikan (jumlah sesuaikan kebutuhan dan perhitungan pengambilan sampel)
    • Larva : langsung dimasukkan dalam larutan fiksatif tanpa penyayatan dengann perbandingan 1:10
    • Ikan Kecil (<1cm): lakukan prosedur nekropsi untuk membuka dinding abdomen. Buka bagian kepala untuk mengeksplorasi otak, dan gunting operculum untuk mengekspos insang. Masukkan ke dalam larutan NBF 10%

    • Ikan Besar: lakukan prosedur nekropsi untuk mengeksplorasi abdomen. Buka bagian kepala untuk mengeksplorasi otak. Ambil organ target yang akan diamati atau yang mengalami perubahan, potong dengan ukuran 0,5-1cm3. Jangan terlalu besar, agar larutan fiksatif dapat mempenetrasi hingga bagian tengah organ. masukkan organ ke dalam botol yang berisi larutan NBF 10%
    • Rendam organ dengan perbandingan 1:10 selama  24 jam

    • Beri label pada dinding botol
    • Jika akan ditransportasikan, beri sealing atau parafim sebagai pengaman

    Safety
    Untuk keamanan, gunakan lemari asam pada saat melakukan prosedur ini.

    ReferensiReantaso M G., B.,  Mcgladdery S E, Subangsinghe. 2001. Asian Diagnostic Guide to Aquatic Animal Diseases. FAO Fisheries Technical Paper, No. 402, supplement 2. Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), Rome, Italy, 240 pp.

    Tusihadi, T., Kurniastuty, Dewi, J. 2007. Preparasi dan Pengelolaan Sampel dalam Pemeriksaan Penyakit dalam Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut Lampung. 2007. Petunjuk Teknis Pengambilan Sampel. Seri Budidaya Laut no 15

    Wildgoose, W.H (Ed). 2001. BSAVA Manual of Ornamental Fish. British Small Animal Veterinary Association

    No comments:

    Post a Comment