-->

    Friday, 22 June 2018

    Defisiensi Vitamin C pada Udang

    Nama lain:  black death syndrome [4]

    Etiologi/ penyebab
    Kurangnya suplai vitamin C dalam pakan atau dalam alga atau dalam sumber vitamin C lainnya dalam budidaya [3]

    Gejala Klinis
    Defisiensi vitamin C menyebabkan insang dan beberapa jaringan yang memiliki kutikula berubah warna menjadi hitam. Terkadang juga dapat menimbulkan kematian [1]. Hepatopancreas dapat membengkak dan berubah warna. Pada percobaan kebutuhan vitamin C, udang yang kekurangan vitamin C
    mampu bertahan hidup, namun pertumbuhannya melambat. DIsamping itu udang memiliki FCR yang rendah, frekuensi molting berkurang atau molting tidak sempurna, rentan terhadap stress, sintesis kolagen tidak seimbang, kesembuhan luka lambat, melanisasi di bawah eksoskeleton, dan kematian tinggi. Dari pergerakan, udang melambat dan tidak responsif [2].


    Gb udang P. californiensis yang mengalami defisiensi vitamin C menunjukkan melanisasi tanpa lesi 
    (pict credit to Lightner, 1977)

    Perubahan patologi
    Secara histopatologi, lesi makroskopis yang hitam merupakan massa hemosit dan jaringan nekrosis. Pigmentasi hitam merupakan lesi akibat deposit melanin pada area yang terdapat infitrasi hemosit terutama pada bagian pusat dimana terdapat nodul hemosit. Pada bagian pusat ini tidak ditemukan bakteri ataupun parasite [4].

    Metode Diagnosa
    Diagnosa dapat dilakukan melalui gejala klinis dimana terdapat melanisasi di bawah kutikula tanpa adanya lesi kutikula [3].

    Differensial diagnosa
    Penyakit ini mirip dengan shell atau brown spot disease. Perbedaannya adalah tidak adanya lesi pada defisiensi vitamin C [4]

    Pencegahan dan Pengendalian
    Pemberian vitamin C sesuai dengan kebutuhan udang dimana jumlahnya akan meningkat seiring dengan pertumbuhan/ ukuran udang [2]. Ketika terjadi kasus defisiensi vitamin C sebaiknya segera mencukupi kebutuhan vitamin C [3].

    Referensi
    1. Johnson, S.K. 1995. Handbook of Shrimp Disease.  Texas A&M University

    2. He, H dan Lawrence, A.L. 1993. Vitamin C requirements of the shrimp Penaeus vannamei. Aquaculture, 114 (1993) 305-316 Elsevier Science Publishers B.V., Amsterdam

    3. Lavilla, C. R. 2001. Nutritional diseases. In G. D. Lio-Po, C. R. Lavilla, & E. R. Cruz-Lacierda (Eds.), Health management in aquaculture (pp. 83-96). Tigbauan, Iloilo. Philippines: Aquaculture Department, Southeast Asian Fisheries Development Center.

    4. Lightner, D.V., Colvin, L.B., Brand, C., Danald, D.A.1977. Black Death, A Disease Syndrome Of Penaeid Shrimp Related To Dietary  Deficiency Of Ascorbic Acid

    No comments:

    Post a Comment