-->

atas

    Saturday 13 July 2024

    Pentingnya karotenoid untuk ikan

    Karotenoid merupakan suatu pigmen precursor vitamin A yang penting untuk fotosintesis dan perlindungan cahaya pada tanaman. Karotenoid merupakan lipid yang mengandung unit isoprenoid. Karotenoid berasal dari struktur akrilik C40H56 dan pigmen tanaman atau alga yang bertanggung jawab terhadap warna merah cerah, kuning, oranye. Terdapat lebih dari 600 jenis karotenoid di alam yang diklasifikasikan menjadi karoten dan xanthophil.

    Pada ikan, karotenoid berkaitan erat dengan astaxanthin dan canthaxanthin sebagai pemberi pigmen merah hingga jingga pada daging salmon dan bagian luar udang dan lobster. Pigmen karotenoid  pada beberapa spesies ikan dapat juga terdeposit pada telur yang berasal dari mobilisasi daging salmon dan terdeposit pada jaringan ovarium saat dewasa kelamin.

    Wednesday 3 July 2024

    Pigmen pada Ikan

    Warna atau pigmentasi merupakan hal penting dan menjadi bagian dari mekanisme pertahanan setiap hewan. Warna pada tubuh ikan ikan memiliki fungsi untuk persembunyian, penyamaran, dan pemberitahuan. Warna tubuh dapat melindungi dari radiasi sinar UV atau serangan parasit, menyokong reproduksi dan interaksi sosial. Beberapa larva sidat memanfaatkan warna tubuh yang transparan untuk menghidari predator. Ikan pelagis cenderung memiliki warna tubuh sederhana, keputih-putihan pada perut, perak di sisi bawah tubuh sampai biru atau kehijauan di sisi atas dan hitam pada punggung. Sedangkan ikan demersal memiliki warna yang cenderung menyesuaikan substrat hidupnya.

    Warna pada tubuh ikan dipengaruhi oleh schemachrome (konfigurasi fisik) dan biochrome (pigmen pembawa warna).

    1. Schemachrome
      Warna putih ditemukan pada rangka, gelembung renang, sisik, testis. Sedangkan warna biru ditemukan pada iris, dan warna pelangi pada mata, sisik, membran anus

    2. Biochrome
      Pigmen yang termasuk biochrome adalah carotenoid (kuning, merah, dll), chromolipoid (kuning – coklat); indigoid (biru, merah, hijau), melanin (hitam dan coklat), flavin (floresen kehijauan), purin (putih atau perak), pterin (putih, kuning, merah, jingga).

    Sunday 23 June 2024

    Mud Crab Reovirus (MCRV) pada Kepiting

    Nama lain:  sleeping disease [1]

    Etiologi/ penyebab:
    Reovirus, dsRNA, berbentuk icosahedral. Terdapat 8 jenis reovirus pada kepiting antara lain: W virus (menginfeksi Carcinus fmaenas), W2 dan RC84 (C. mediterraneus), P virus (Macropipus depurator), RLV (Callinectes sapidus), EsRV905 dan EsRV806 (Eriocheir sinensis), SsRV (Scylla serrata) [1]. MCRV serupa dengan reovirus krustasea, W2, P, dan EsRV905. Kemungkinan, MCRV merupakan anggota baru dari kelompok DpPV dan CcRV-W2 [8].  Virus ini bereplikasi di sitoplasma sel [1]. Virus  berdiameter 70-75nm, tidak beramplop dan emmiliki du lapis kapsid [2].

    Hospes
    kepiting Carcinus fmaenas, C. mediterraneus, Macropipus depurator, Callinectes sapidus, Eriocheir sinensis, Scylla serrata [1]., S. paramamosain, C. quadricarinatus [4].

    Monday 20 May 2024

    Spot decay pada rumput laut

    Nama lain:  -

    Etiologi/ penyebab:
    bakteri  Halomonas venusta  [1] yang dulunya disebut dengan Deleya venusta [3]

     

    Hospes Undaria pinnatifida [1].

     

    Stadium rentan

    -

     

    Epizootiologi

    Penyakit ini dilaporkan oleh Ma et al (1995) di Dalian, China [3].

    Friday 10 May 2024

    Haplosporidium costale pada Tiram

    Nama lain:  SSO (seaside organism) disease [1]

     

    Etiologi/ penyebab

    Haplosporidium costale, protozoa protista, dulu dinamakan Minchinia costalis [1]

     

    Hospes : Crassostrea virginica [1] dan Crassostrea gigas [3].

     

    Stadium rentan

    Infeksi ringan banyak terjadi pada tiram dewasa [7].