-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label penyakit kunang. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label penyakit kunang. Tampilkan semua postingan

    Minggu, 26 Februari 2023

    Luminous Vibrio pada Benur

    Nama lain:  luminescent bacterial disease (LBD); Luminous Bacterial Disease [4], Luminous vibriosis [7].

    Etiologi/ penyebab:
    Vibrio, V. harveyi [2], V. parahaemolyticus, V. alginolyticus, V. splendidus [3], V. vulnificus [7].

    Hospes : P. monodon, P. merguiensis [3], P. indicus [6].

    Stadium rentan : telur, larva, post larva [4,6], juvenil [7]. Udang dewasa juga bisa terkena penyakit ini [8].

    Epizootiologi:
    Penyakit ini banyak dijumpai di hatcheri udang, tak hanya di Indonesia, namun juga di Filipina, Malaysia, dan Thailand [5]. Air dan saluran pipa dapat menjadi sumber utama masuknya Vibrio baik selama dan antar siklus produksi [2].

    Rabu, 12 Desember 2018

    Penyakit Kunang


    Nama lain:  luminous disease, Luminous Vibrio [2], luminescent vibriosis [5]
    Hospes : P. monodon, P. merguiensis  [2], P. indicus  [4], P. vannamei  [9]

    Stadium rentan : larva udang [1], telur, post larva [4], juvenil, dewasa [9]
    Etiologi/ penyebab: V. harveyi [1], V. alginolyticus, V. parahaemolyticus, V. splendidius [2]

    Epizootiologi
    Penyakit kunang dapat menimbulkan kematian pada larva dan postlarva hingga 100% [4]. Penularan bakteri ini terjadi secara per oral dimana bakteri membentuk plak di mulut. Telur yang terinfeksi juga dapat menjadi sumber infeksi pada kolam pembesaran [4].