-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label Fouling disease. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Fouling disease. Tampilkan semua postingan

    Minggu, 24 Maret 2024

    Fouling Disease oleh protozoa pada Kepiting

    Nama lain:  -

    Etiologi/ penyebab:
    Protozoa Zoothamnium, Vorticella, Epistylis, Acineta, Carchesium sp. [1,2,4]. Protozoa ini menyerang baik di karapas, kaki jalan, kaki renang, maupun insang [4]. 

    Hospes :
    kepiting

    Stadium rentan :
    larva, post larva, dewasa [1].

    Epizootiologi:
    Penularan dapat terjadi secara langsung, utamanya dari cangkang lama yang terlepas dan berada cukup lama di dalam wadah pemeliharaan [2]

    Sabtu, 21 April 2018

    Metode Pengamatan mikroskopis insang pada udang

    Alat dan bahan:
    • Mikroskop dengan perbesaran 10-100x
    • Objek glass
    • Cover glass
    • Air laut atau gunakan NaCl 1-2%
    • Pipet Pasteur
    • Alat bedah
    Prosedur  (wet mount)

    untuk udang dewasa
    • Ambil sedikit bagian dari filamen insang, labia palp, processus mastigobranchial pada objek glass yang telah ditetesi air laut atau gunakan NaCl
    • Tutup dengan cover glass dan lakukan pengamatan dengan perbesaran lemah
    • Amati dengan mikroskop dan catat
    pengambilan insang (pict from shrimpcare.com)

    Jumat, 13 April 2018

    Fouling Disease

    Nama lain
    penyakit udang lumut, udang bersepatu, penyakit penempel [3] gill disease, filamentous gill disease, bacterial gill disease, fouled gills, black gills, brown gills, protozoan fouling [8]

    Deskripsi
    Dapat didefinisikan sebagai suatu penyakit dimana tampilan udang tidak menarik karena berlumut dan insang yang berwarna hitam [3]

    Hospes
    udang vaname, udang windu, udang putih jenis P. japonicus [1]

    Etiologi/ penyebab
    Penyebab utamanya adalah organisme epibiont atau epikomensal golongan alga dan protozoa [3] seperti Alga hijau biru yang berfilamen dan protozoa Zoothamnium penaei, Epistylis sp., Vorticella sp., Acineta sp. Disamping itu fouling disease dapat disebabkan oleh bakteri berfilamen (Leucothrix mucor dan/ genus lainnya) dan bakteri batang (beberapa genus gram negatif) [4].