-->

    Monday, 29 July 2019

    [PROFIL] Ikan Glodok

    ikan glodok (pict  by bobo.grid.id)
    Taksonomi


    Kingdom         Animalia
    Subkingdom    Bilateria
    Infrakingdom  Deuterostomia
    Phylum            Chordata
    Subphylum      Vertebrata
    Infraphylum     Gnathostomata
    Superclass        Actinopterygii
    Class                Teleostei
    Superorder       Acanthopterygii
    Order               Perciformes
    Suborder         Gobioidei
    Family             Gobiidae
    Genus              Periophthalmus Bloch and Schneider, 1801
    Species            Periophthalmus barbarus (Linnaeus, 1766) 

    Nama asing: mudskipper

    Nama lokal: ikan timpakul, ikan gelodok, ikan tembakul, ikan belacak, belodok.

    Distribusi
    Habitat ikan ini adalah kawasan mangrove pesisir pantai atau muara sungai. Wilayah estuaria berupa laut dangkal dan daerah subtidal di daerah pasang surut menjadi wilayah favorit ikan ini. Sebarannya beragam tiap pantainya. Sebagian besar spesies ini membuat lubang. Ikan ini tersebar di Afrika, Madagaskar, India, Australia, China, Jepang, Arab Saudi, Kuwait dan Indonesia.

    Morfologi dan karakteristik
    Ikan ini beradaptasi seperti amfibi, mampu melakukan pernafasan udara (air breathing). Ikan ini merupakan satu-satunya jenis ikan yang mampu hidup di luar air, di area berlumpur atau di air dangkal. Bahkan ketika air surut kerap melompat ke daratan. Ikan glodok dapat bernafas melalui kulit, linea mucosa pada mulit dan faring (cutaneous air breathers). Meskipun dapat bertahan di luar air, ikan ini membutuhkan kondisi tubuhnya tetap lembab agar proses difusi oksigen dapat berlangsung dengan baik. Dengan wajah yang khas, mata menonjol seperti katak, sirip-sirip punggung berkembang, ikan ini memiliki sirip dada berotot kuat dan dapat ditekuk serupa lengan untuk merayap dan merangkak. Secara fisik ikan glodok memiliki bentukan punggung di kepala dengan kelopak mata yang bebas di bagian bawahnya. Sirip punggung kedua memiliki 9-14 jari-jari beruas. Gigi-gigi rahang atas terletak sebaris. Ruang insangnya cukup besar guna mempertahankan gelembung udara.

    Budidaya dan pemeliharaan
    Tidak banyak informasi mengenai budidaya ikan ini. Di Vietnam, budidaya yang dilakukan baru sebatas pembesaran dengan mengambil juvenil dari sungai.

    Reproduksi
    Ikan glodok secara seksual merupakan monomorphic (morfologi jantan dan betina sama). Saat musim memijah, hanya ikan jantan yang memperlihatkan perilaku seksual. Untuk membesarkan ikan muda, ikan glodok menggali liang yang dalam. Ikan jantan akan memfertilisasi dan mengoksigenasi telur serta memelihara dan menjaga telur. Setelah menetas, ikan kecil akan berenang dan terapung bersama plankton. Ikan ini dapat hidup hingga 5 tahun.

    Pakan
    Ikan glodok termasuk herbivora (primer), karnivora, dan beberapa omnivora. Sumber pakan utama adalah kepiting , anak ikan dan udang, anak katak, plankton  Skeletonema sp., Nitzschia sp., dan Pleurosygma sp. Jenis diatom, nematoda, polichaeta, alga dan telur ikan termasuk dalam daftar makanan ikan glodok.

    Manfaat
    Ikan ini penting sebagai biomarker habitat perairan pantai sebagai agen monitoring kandungan polyachrilic hydrocarbon atau PAH dan PCB. Ikan ini tidak tahan terhadap cemaran minyak. Ikan glodok sensitif terhadap lingkungan ambient oleh karenanya dapat dikembangkan sebagai objek untuk mempelajari kadar pencemaran ekosistem air pesisir pantai. Ikan glodok memiliki protensi sebagai filter feeder bahkan dijadikan ikan hias di negara Korea, Jepang, dan Cina. Sebagai filter feeder, ikan glodok mengakumulasi logam berat pada kulit, insang, dan saluran pencernaan. Logam Cu, Zn, Cd, dan Fe ditemukan terakumulasi pada hati, insang, dan otot.
    Keberadaan ikan glodok dapat dijadikan sebagai parameter adanya kandungan bahan organik yang tinggi di suatu lokasi sebab ikan ini memiliki kebiasaan memakan bahan organik yang ada di permukaan/substrat.

    Kandungan Gizi
    Meskipun tidak secara luas dapat diterima sebagai ikan konsumsi, ikan glodok dapat menjadi bahan pangan bagi manusia. Ikan ini banyak dimanfaatkan sebagai santapan dan juga obat tradisional bagi pria, janin, dan ibu hamil. Dalam ikan glodok segar, terdapat kandungan air (79,13%), protein (92,83%), lemak (1,5%), dan abu (4,54%).

    Peraturan terkait
    Tidak ada. Namun hal yang perlu diperhatikan adalah usaha untuk menjaga dan meningkatkan area mangrove sebagai tempat tinggal alami ikan glodok sehingga populasinya dapat terpelihara. Pengendalian sampah, polutan, nutrien di perairan pantai akan menjaga mangrove sekaligus ikan ini.

    Acuan

    Ansari, A.A., S. Trivedi, S. Saggu, H. Rehman. 2014. Mudskipper: A biological indicator for environmental monitoring and assessment of coastal waters. JEZS 2(6): 22-33

    Elviana, S. dan Sunarni. 2018. Komposisi dan Kelimpahan Jenis Ikan Gelodok Kaitannya dengan
    Kandungan Bahan Organik di Perairan Estuari Kabupaten Merauke. Jurnal Agribisnis Perikanan 11(2): 38-43

    Eprilurahman, R., H. A. Asti., S. Hadisusanto, D.S. Yudha, R.S. Ramadani, FX.S. Pranoto, I.A. Muhtianda. 2018. Kekayaan Fauna Gianyar, Bali: Udang, Ikan, Amfibi, Reptil, Burung, Mamalia. UGM Press: Yogyakarta

    Girsang, E., Edison, R. Karnila. 2018. Analisis Kandungan Kimia Ikan Tembakul (Periophthalmodon Schlosseri) Pada Suhu Pengukusan Berbeda. Jurnal Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau.

    Hidayaturrahmah dan Muhamat. 2013. Habitat Ikan Timpakul (Periophthalmodon Schlosseri) Di Muara Sungai Barito. EnviroScienteae 9:134-139

    Kadarsah, A., Krisdianto, I.O. Susilawati. 2019. Kajian Morfologi Ikan Timpakul (Famili Gobiidae) dari
    Dua Tipe Ekosistem Mangrove yang Berbeda. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains Dan Teknologi, Vol. 5, No. 1

    Minh, T.H., W.G. Gallardo., N.G. Phuong. 2010. Fishery and Aquaculture of Juvenile Mudskipper
    Pseudapocryptes elongatus (Cuvier, 1816) in the Coastal Zone of Mekong Delta, Vietnam. Asian Fisheries Science 23:224-239

    Mukharomah, E. K. Madang, L.M. Santoso. 2016. Morfologi Dan Variasi Interspesies Ikan Glodok (Periopthalmus Gracilis Dan Periopthalmus Variabilis) Di Wilayah Perairan Makarti Jaya Dan Sungsang; Dan Sumbangannya Pada Pembelajaran Biologi SMA. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Vol.1 No.1

    Wilis, S. 2012. Analisa Kebiasaan Makanan Ikan Gelodok (Mudskipper) Jenis Baleophthalmus Boddarti Di Daerah Pertambakan Desa Cepokorejo Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. AQUASAINS 1(1)


    No comments:

    Post a Comment