-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label histopatologi. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label histopatologi. Tampilkan semua postingan

    Selasa, 30 Juni 2026

    Pemeriksaan penyakit Virus pada ikan dan udang

    Penyakit dalam perikanan disamping disebabkan oleh parasit dan bakteri, salah satu agen patogen yang paling berbahaya adalah virus. Penyakit virus sangat meresahkan industri budidaya sebab dapat menyebabkan kematian massal dan kerugian ekonomi yang cukup tinggi. Tingkat penularan penyakit viral ini juga lebih cepat bila dibandingkan agen patogen lainnya. 

    Pemeriksaan penyakit yang disebabkan virus umumnya dapat dilakukan dengan dua cara yakni secara konvensional dan bioteknologi. Pemeriksaan virus secara konvensional dilakukan  dengan pemeriksaan mikroskopis baik secara sederhana maupun histopatologi dan isolasi virus. Isolasi dan identifikasi virus pada ikan tidaklah mudah karena ikan merupakan hewan poikilotermik serta banyaknya assay, tehnik budidaya, dan diagnostik yang dikembangkan pada hewan darat sehingga masih diperlukan dimodifikasi. 

    Rabu, 31 Maret 2021

    Diagnosa Penyakit Udang

    Diagnosa merupakan suatu aspek penting dalam manajemen kesehatan udang. Diagnosa sangat membantu untuk mengetahui adanya penyakit. Diagnosa dapat dilakukan dengan metode yang sederhana hingga kompleks. Diagnosa yang tepat akan menjadi acuan dalam pengendalian penyakit. Metode cepat dan sederhana dapat digunakan membantu diagnosa penyakit udang diantaranya: pewarnaan, ulas haemolim, squash, pemeriksaan insang dan hepatopankreas. Metode-metode ini dapat dilakukan pada tempat yang memiiki peralatan mikroskop.

    Kamis, 11 April 2019

    Morbilivirus pada cetacean

    Nama lain
    Cetacean morbillivirus {CMV/ CeMV}. Sebelumnya terdapat istilah Porpoise dan dolphin morbillivirus (PMV dan DMV). Akan tetapi karena keduanya memiliki kemiripan secara antigenic dan genetic, kemudian disebut dengan cetacean morbillivirus (CMV) [3].

    Etiologi/ penyebab
    Morbillivirus, family paramyxovirus (termasuk canine dan phocine distemper serta measles virus), three single – stranded RNA. Morbilivirus cetacean baik PMV (phocine morbillivirus) maupun DMV (dolphin morbillivirus) lebih dekat kekeluargaannya dengan rinderpest dan peste des petits [2] atau ruminant morbillivirus [3]. Sekuensing PMV dan DMV menunjukkan bahwa terdapat 18,3% perbedaan dan kini keduanya dalam kelompok terpisah pada genus morbillivirus. Satu lain strain yang juga masuk kelompok cetacean morbillivirus adalah Pilot Waleh Morbilivirus (PWMV) [4].