-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label warna. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label warna. Tampilkan semua postingan

    Selasa, 23 Juli 2024

    Aspek yang berkaitan dengan kualitas produk perikanan


    Pada umumnya, budidaya perikanan lebih befokus pada peningkatan produksi. Akan tetapi peningkatan produksi akan berbanding lurus dengan penghasilan apabila produk yang dihasilkan berkualitas tinggi. Setiap spesies ikan memiliki kebutuhan yang berbeda dalam budidaya, misalkan kebutuhan kualitas air, pakan, dan kondisi lingkungan budidaya. Kepadatan juga mempengaruhi munculnya stress yang dapat berkontribusi terhadap kualitas produk di saat pemanenan. Proses pemanenan membutuhkan handling yang tepat termasuk ketika proses penanganan hasil produk perikanan yang harus dilakukan secara hati-hati untuk mendapatkan kualitas produk yang baik. Nutrisi pada ikan juga harus terjaga. Penambahan bahan-bahan tertentu seperti selenium dalam pakan untuk menghasilkan ikan yang lebih sehat. Dalam menilai kualitas produk perikanan, terdapat beberapa tolak ukur yang kerap digunakan. Tolak ukur ini penting untuk dapat menentukan hasilantara lain:

    Sabtu, 13 Juli 2024

    Pentingnya karotenoid untuk ikan

    Karotenoid merupakan suatu pigmen precursor vitamin A yang penting untuk fotosintesis dan perlindungan cahaya pada tanaman. Karotenoid merupakan lipid yang mengandung unit isoprenoid. Karotenoid berasal dari struktur akrilik C40H56 dan pigmen tanaman atau alga yang bertanggung jawab terhadap warna merah cerah, kuning, oranye. Terdapat lebih dari 600 jenis karotenoid di alam yang diklasifikasikan menjadi karoten dan xanthophil.

    Pada ikan, karotenoid berkaitan erat dengan astaxanthin dan canthaxanthin sebagai pemberi pigmen merah hingga jingga pada daging salmon dan bagian luar udang dan lobster. Pigmen karotenoid  pada beberapa spesies ikan dapat juga terdeposit pada telur yang berasal dari mobilisasi daging salmon dan terdeposit pada jaringan ovarium saat dewasa kelamin.