Bakteri vibrio, termasuk Vibrio parahaemolyticus umum ditemukan di air laut. Bakteri ini termasuk bakteri laut gram negatif yang dapat dengan mudah diisolasi dari air, sedimen, endapan, plankton, ikan, udang, kerang, cumi-cumi, lobster, abalone, kepiting, dan spesies air laut lainnya. Bakteri ini tidak hidup di perairan dalam, dan optimal hidup pada suhu 7-10oC hingga 44oC, salinitas 3-4%. Bakteri ini memiliki karakteristik oksidase, katalase, indol, citrat positif, memfermentasi glukosa, manosa, maltosa, mannitol, arabinosa dan tidak memfermentasi sukrosa, laktosa, dan salicin. Bakteri V. parahaemolyticus kurang tahan panas, mati pada suhu 60oC selama 15 menit, rentan pengeringan, akuades, dan cuka dalam beberapa menit, namun dapat tetap hidup saat dibekukan atau didinginkan.
- Ikan
- Udang
- Ikan Hias
- Moluska
- Lobster
- Mamalia Laut
- Coral
- Rumput Laut
- Lingkungan
- Nutrisi
- Lab
Home » Posts filed under vibrio parahaemolyticus
Tampilkan postingan dengan label vibrio parahaemolyticus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vibrio parahaemolyticus. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 Oktober 2024
Langganan:
Postingan (Atom)