-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label toksisitas. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label toksisitas. Tampilkan semua postingan

    Selasa, 20 Mei 2025

    Nitrat dalam perikanan

    Nitrat merupakan salah satu produk buangan sebagai hasil akhir dari amonia. Nitrat merupakan hasil oksidasi dari nitrit oleh bakteri nitrobakter dan mikroorganisme lainnya. Penumpukan nitrat biasanya berasal dari kolam-kolam yang jarang melakukan penggantian air dan pupuk yang terbawa air hujan. Senyawa nitrat tersusun dari atom nitrogen dan oksigen dalam bentuk NO3-. Nitrat pada tumbuhan dan mikroorganisme perairan berfungsi sebagai sumber nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan.

    Jumat, 13 Juli 2018

    [HERBAL] Temulawak

    Temulawak (by manfaat.co.id)
    Nama lain
    Javanese turmeric, Temulawak

    Taksonomi
    Kingdom            Plantae   
    Subkingdom       Viridiplantae       
    Infrakingdom     Streptophyta      
    Superdivision     Embryophyta      
    Division             Tracheophyta     
    Subdivision        Spermatophytina              
    Class                 Magnoliopsida    
    Superorder        Lilianae                  
    Order                Zingiberales         
    Family               Zingiberaceae     
    Genus                Curcuma L.
    Species              Curcuma longa L.

    Kamis, 05 Juli 2018

    Toksisitas Klorin


    Klorin merupakan bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pembunuh kuman (disinfektan) di perusahan-perusahan air minum. Klorin (Cl2) yang berwarna kuning kehijauan memiliki bau menyengat. Pada budidaya, klorin banyak digunakan sebagai disinfeksi peralatan maupun air. Perlakuan klorinasi disebut dengan kaporit [1]. Klorin pada budidaya memiliki aktifitas germisidal yang mampu membasmi bakteri, virus, stadium tropozoit protozoa, kista serta spora Mycobacterium  [2]

    Cl2 + H2O à H2ClO3àCl2 + H2O (Klorin)

    Ketika klorin ditambahkan ke air laut, maka akan tetap dalam bentuk bebas (HOCl atau OCl-), dikominasikan dengan NH4+ dan bahan organic membentuk kloramin dan komponen organoklorin [5]. Pada pH di atas 4, reaksi bergerak ke kanan, sedikit Cl2 yang terbentuk. Asam hipoklorit terbentuk jika pH<6 [6]

    Sifat Kimia  Klorin  [1]
    Klorin tidak stabil di dalam air dan sangat beracun bagi ikan. Reaksi klorin dengan air membentuk asam hipoklorit. Asam hipoklorit tersebut dapat merusak sel-sel protein dan sistem enzim ikan. Tingkat keracunan klorin meningkat pada pH rendah dan temperatur tinggi, karena pada pH rendah kadar asam hipoklorit akan meningkat. Efek racun dari bahan tersebut dapat diperkecil bila residu klorin dalam air dijaga tidak lebih dari 0.003 ppm. Klorin pada konsentrasi 0.2 - 0.3 ppm dapat membunuh ikan dengan cepat [1]