- Ikan
- Udang
- Ikan Hias
- Moluska
- Lobster
- Mamalia Laut
- Coral
- Rumput Laut
- Lingkungan
- Nutrisi
- Lab
- Mikroskop dengan perbesaran 10-100x
- Objek glass
- Cover glass
- Air laut atau gunakan NaCl
- Pipet Pasteur
- Alat bedah
Sabtu, 10 Januari 2026
Hemoglobin pada ikan
Sabtu, 20 Desember 2025
Formulasi fiksasi histologi kerang
Terdapat berbagai jenis larutan fiksatif yang dapat digunakan untuk mengawetkan kerang untuk tujuan pembuatan sediaan histologi. Larutan fiksatif yang digunakan umumnya harus memiliki kemampuan mengawetkan, mencegah perubahan postmortem seminimal mungkin.
OIE menyarankan penggunaan larutan Davidson’s untuk pengamatan patologi pada kelompok moluska. Formalin 10% dan Carson serta larutan lainnya juga dapat digunakan. Apabila setelah histologi akan dilakukan metode ISH, fiksasi tidak boleh lebih dari 48 jam agar asam asetat dari larutan Davidson’s tidak merusak DNA.
Minggu, 30 November 2025
Metode pengamatan mikroskopis hepatopankreas pada udang dan interpretasinya
Metode 1 (wet mount)
Tujuan: pengamatan lemak, abnormalitas, parasit, virus
Alat dan bahan:
Kamis, 20 November 2025
Iridovirosis pada tiram
Nama lain: gill necrosis virus disease (GNVD), haemocytic infection virus disease (HIVD), oyster velar virus disease (OVVD).
Senin, 10 November 2025
Pengukuran tubuh pada Kepiting
Pengukuran tubuh kepiting dapat dilakukan dengan menggunakan jangka sorong. Pengukuran dilakukan di sepanjang tubuh dari titik antara kedua gigi frontal (depan) hingga tepi tengah posterior karapas atau cangkang. Lebar karapas diukur sepanjang bagian terlebar dari sisi belakang kepiting. Pada kepiting spinner, pengukuran panjang dilakukan sepanjang tubuh mulai dari kantong mata (eye snotch) hingga bagian tengah dari tepi pangkal karapas.