Pengujian darah (hematologi) pada ikan, menjadi bagian penting dalam berbagai studi. Darah dapat menjadi suatu indikator adanya perubahan terhadap suatu kondisi atau perlakuan tertentu. Keakuratan hasil pengujian darah sangat bergantung pada faktor-faktor yang berkaitan dengan tehnik maupun metode pengambilan darah. Pengambilan sampel darah ikan yang tidak sesuai atau tidak sesuai kaidah dapat mempengaruhi hasil analisis. Berikut ini adalah beberapa aspek yang harus diperhatikan ketika melakukan pengambilan dan pengujian darah ikan.
Handling ikan
Pengambilan darah pada ikan dapat dilakukan dengan mengangkat ikan dari air. Namun demikian, terdapat resiko stress pada ikan sehingga pengambilan darah harus dilakukan sesegera mungkin. Pada kondisi tertentu, pengambilan darah dapat dilakukan tanpa mengangkat ikan dari air dengan merestrain ikan dengan jaring, dengan posisi kepala dan insang tetap berada di dalam air.
Tehnik pengambilan darah ikan
Pada pengambilan darah dengan tehnik potong ekor, tabung mikrokapiler disarankan digunakan untuk menghindari tercampur dengan jaringan tubuh. Tehnik pengambilan ditentukan dengan pertimbangan cepat dan jumlah yang terambil mencukupi. Saat pengambilan sampel ikan tidak boleh stress agar tidak mempengaruhi hasil pengujian. Apabila tidak dilakukan anestesi, mata ikan harus ditutup agar ikan lebih tenang.