Pada budidaya udang, oubreak penyakit dapat dikatakan jika terdapat minimal 10 (bisa 20,30 bahkan 50) ekor udang yang mati atau sakit per harinya yang terlihat di tepi tambak dalam lima hari berturut-turut. Atau, terdapat keabnormalitasan pada udang yang mencapai >2% dari populasi. Kondisi ini dapat meningkat menjadi gawat darurat apabila kematian terjadi dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Pola kematian semacam ini dapat disebabkan oleh faktor lingkungan atau kesalahan manajemen. Apabila terdapat indikasi kematian disebabkan oleh penyakit, maka dibutuhkan peran dari petugas laboratorium atau pihak terkait. Petugas yang datang ke lokasi harus mendapatkan sejumlah informasi dan melakukan tindakan lapangan. Proses ini membutuhkan kerjasama dengan pembudidaya ataupun teknisi yang berada di lapangan.
- Ikan
- Udang
- Ikan Hias
- Moluska
- Lobster
- Mamalia Laut
- Coral
- Rumput Laut
- Lingkungan
- Nutrisi
- Lab
Home » Posts filed under Pengendalian penyakit udang
Tampilkan postingan dengan label Pengendalian penyakit udang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengendalian penyakit udang. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 10 April 2021
Minggu, 21 Maret 2021
Manajemen Pengendalian Penyakit pada Udang
Pada dasarnya pengendalian penyakit udang meliputi dua hal yaitu pemeriksaan penyakit dan pengamatan faktor budidaya (lingkungan dan manajemen). Keduanya saling berkaitan erat. Langkah pengendalian dilakukan apabila terjadi kondisi abnormal baik pada udang maupun lingkungannya. Namun demikian, sebagian besar metode pengendalian penyakit udang berbasis pada pencegahan seperti:
Langganan:
Postingan (Atom)