-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label Saprolegnia. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Saprolegnia. Tampilkan semua postingan

    Minggu, 19 Januari 2020

    Pemeriksaan jamur pada ikan


    Jamur merupakan salah satu patogen ikan yang penting namun kadang kala terabaikan karena keberadaan patogen lainnya yang lebih “berbahaya” dan infeksi jamur yang kerap sebagai infeksi sekunder. Meskipun demikian, beberapa fungi atau jamur cukup mematikan, seperti pada kasus Epizootic Ulcer Syndrom (EUS). Pun demikian dengan pemeriksaan dan identifikasi jamur tidaklah mudah. Pemeriksaan  dan identifikasi jamur terbilang sulit dan terkadang membutuhkan media buatan agar jamur dapat tumbuh. Sebagai dampaknya adalah patogen jamur jarang sekali teridentifikasi hingga level genus.

    Minggu, 16 September 2018

    [Herbal] Kecombrang

    Kecombrang (https://www.magnoliabox.com)
    Taksonomi [9]

    Kingdom           Plantae 
    Subkingdom     Viridiplantae    
    Infrakingdom    Streptophyta   
    Superdivision   Embryophyta  
    Division            Tracheophyta 
    Subdivision      Spermatophytina   
    Class                Magnoliopsida             
    Superorder       Lilianae   
    Order                Zingiberales     
    Family              Zingiberaceae              
    Genus              Etlingera Giseke         
    Species            Etlingera elatior (Jack) R.M. Sm.

    Tanaman ini juga dikenal dengan Alpinia elatior, Elettaria speciosa, Nicolaia elatior, Nicolaia speciosa, dan Phaeomeria speciose  [8]

    Kamis, 25 Mei 2017

    Herbal - Sirih

    http://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2016/02/12/
    (dok. Marwan Sidarta @Kompasiana)

    Nama lain: sireh, betel, betel vine

    Taksonomi
    Kingdom          Plantae – Plants
    Subkingdom     Tracheobionta – Vascular plants
    Superdivision   Spermatophyta – Seed plants
    Division           Magnoliophyta – Flowering plants
    Class               Magnoliopsida – Dicotyledons
    Subclass          Magnoliidae
    Order              Piperales
    Family             Piperaceae – Pepper family
    Genus              Piper L. – pepper P
    Species            Piper betle L. P

    Bahan aktif
    Secara fitokimia, daun sirih mengandung minyak atsiri, tannin, saponin, alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, dan komponen fenol. Besarnya jumlah konstituen tersebut bergantung kondisi geografis. Senyawa fenol berupa kavacrol berdungsi sebagai antiseptic dan antimikroba. Sedangkan minyak atsirinya terdiri dari betephenol yang merupakan isomer euganol allypyrocatechine, cineol methil euganol, caryophyllen (siskuiterpen), kavikol, kavibekol, estragoldan terpinen

    Sabtu, 13 Mei 2017

    Saprolegniasis

    Nama lain:  Watermold, skin fungus cotton wool disease [4], winter fungus, winter mortality, winter kill [8]
     

    Etiologi/ penyebab: Saprolegnia.sp, Achyla.sp, Aphanomyces.sp [1], Dichyucus, Pythium [4], Leptolegnia, Leptomitus [6]. Merupakan oomycetes dengan hifa aseptat. Zoosporanya bergerak dengan flagella yang dihasilkan oleh sporangia pada ujung hifa [1]



    Hospes : ikan air tawar, payau, dan laut [1], amfibi, insekta [6].

    Stadium rentan : telur dan ikan [1]

    Epizootiologi: Serangan jamur ini bersifat kronis hingga akut dengan kematian hingga 100% [2]. Jamur ini menyerang pada ikan segala usia termasuk telur. Lesinya terlihat pasca penanganan dan kondisi padat serta setelah adanya infeksi bakteri dan virus. Penyakit banyak terjadi pada suhu 10-18°C [7].

    Kamis, 11 Mei 2017

    Infeksi Jamur Saprolegnia

    Nama lain:  cotton wool disease [9]


    Etiologi/ penyebab: Jamur Saprolegnia.sp,  termasuk ke dalam oomycetes, family saprolegniaceae. Jamur ini memiliki banyak cabang dan miseliumnya tidak bersepta. Struktur reproduksinya terpisah antara dari hifa somatic oleh adanya septa. Dan reproduksi aseksualnya dengan zoospore biflagellata [2]


    Hospes
    : ikan air tawar, umumnya ikan mas, gurame, tawes, gabus, lele [1]

    Stadium rentan :  telur [1]

    Epizootiologi:
    Kasus epizootik jamur ini dijelaskan pada abad ke 19 di Inggris. Gelombang kematian besar baru terjadi di Eropa Barat pada tahun 1970an dan  1980an pada kasus Ulcerative Dermal Necrosis (UDN) [3]. Jamur ini tersebar di lingkungan perairan tawar dan laut (salinitas <2,8%) [2]. Infeksi jamur umumnya merupakan infeksi sekunder yang terjadi pada infeksi bacterial atau parasit [1]. Penularan penyakit ini melalui air oleh zoozpora biflagellate yang infeksius. Infeksi sitemik pada ikan budidaya terjadi akibat memakan koloni hifa fungi [9]. Jamur saprolegnia ini juga terdapat pada ikan rucah, pakan ikan, bahan organic, dan peralatan budidaya. Spora dapat dilepaskan dari permukaan tubuh dan karkas ikan terinfeksi. Beberapa saprolegnia dapat bertahan selama beberapa tahun di sedimen air [10]