-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label pertumbuhan. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label pertumbuhan. Tampilkan semua postingan

    Jumat, 27 April 2018

    [HERBAL] Pisang

    pohon pisang (pinterest.com)
    Taksonomi [7]
    Kingdom              Plantae                  
    Subkingdom       Viridiplantae       
    Infrakingdom     Streptophyta 
    Superdivision     Embryophyta      
    Division               Tracheophyta  
    Subdivision         Spermatophytina              
    Class                    Magnoliopsida    
    Superorder         Lilianae                  
    Order                   Zingiberales         
    Family                  Musaceae  – banana      
    Genus                  Musa L. – banana             
    Species                Musa X paradisiaca L. 

    Bahan aktif
    Pisang merupakan sumber potassium yang baik. Pisang juga mengandung vitamin A, B6, C, E, dan D. Pisang memiliki sedikit protein dibandingkan sereal dengan 20% gula. Di dalam pisang terdapat pula serat, kalsium, magnesium, fosfor, selenium, Fe [1]. Komponen biaktif lainnya meliputi flavonoids, tannins, phlobatannins, alkaloids, glycosides, anthocyanins, and terpenoids. Antioksidan yang terkandung dalam pisang antara lain prodelphinidins, polyphenols, catecholamines, and carotenoids.

    Rabu, 25 April 2018

    Vitamin C dalam Perikanan

    Struktur kimia
    Vitamin C menurut IUPAC  memiliki nama kimia asli  L-theo-2hexenono-1,4-lactone, bukan singkatan L-ascorbic acid (AA). Hanya gugus 2OH dan 5/6OH yang diteliti sebagai sumber vitamin C pada ikan yakni Ascorbate -2- sulphate (AS), Ascorbate-2-monophosphate (AmP), ascorbate-2-polyphosphate (ApP), Ascorbyl palmitate (APt) [5]. Bentuk aktifnya adalah putih, tidak berbau, komponen kristal, laruta dalam air namun tidak larut dalam lemak [8].

    L ascorbic acid (kiri) dan struktur yang teroksidasi (kanan) (Halver et al 2002)

    Sifat
    Vitamin C bersifat larut dalam air. Vitamin C juga sensitive terhadap suhu, cahaya, dan waktu penyimpanan [5]

    Sumber
    DI alam, vitamin C dapat diperoleh dari buah citrun, kubis, hati, dan ginjal. Tingginya vitamin C pada ikan ditemukan di jaringan glandular/ kelenjar [8]

    Minggu, 04 Februari 2018

    [HERBAL] Pepaya

    Gb. Pepaya (picture from biotox.cz)
    Taksonomi [1]
    Kingdom            Plantae  
    Subkingdom      Viridiplantae       
    Infrakingdom     Streptophyta      
    Superdivision    Embryophyta      
    Division             Tracheophyta     
    Subdivision       Spermatophytina 
    Class                Magnoliopsida    
    Superorder       Rosanae                
    Order                Brassicales           
    Family               Caricaceae         
    Genus               Carica L. 
    Species             Carica papaya L.







    Bahan aktif
    Pepaya mengandung vitamin A, B, C, enzim proteolitik seperti papain dan chymopapain. Pepaya juga mengandung material antivirus, antifungal, dan antibacterial. Pepaya juga mengandung mineral magnesium dan potassium [3]. Disamping bahan-bahan tersebut, pepaya juga memiliki glycoside sinigrin, enzim mirosin, dan carpasemine. Biji pepaya meliputi 16% bagian dari total buah segar. Di dalam biji pepaya kering terkandung 97,27 bahan kering, 30,08% protein kasar, 34,80% lemak kasar, 1,67% serat kasar, 7,11% abu, dan 23,67% ekstrak nitrogen bebas [6]. Bahan aktif utama yang terdapat dalam biji pepaya adalah carpine, chymopapain, papain, bakterisidal glycone dari lucotrapeolin benzyl isothiocyanate, aglycoside, sinigrin, enzim myrosin, dan carpasemine [7]. Sedangkan pada ekstrak daun pepaya terkandung flavonoid, glycoside,