-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label eutrofikasi. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label eutrofikasi. Tampilkan semua postingan

    Jumat, 28 Februari 2025

    Eutrofikasi pada perairan

    Eutrofikasi adalah peristiwa pengayaan air oleh unsur nitrogen dan fosfor. Masuknya unsur hara menyebabkan perairan menjadi subur sehingga meningkatkan pertumbuhan plankton cyanophyta dan chrlorophyta. Peningkatan pertumbuhan alga ini akan mengakibatkan berkurangnya oksigen terlarut dalam air. Eutrofikasi dapat terjadi akibat penuaan badan air secara bertahap maupun dari polusi nutrisi secara antropogenik.

    Eutrofikasi disebabkan oleh nutrisi nitrogen dan fosfor. Nitrogen adalah penyebab utama eutrofikasi di muara dan wilayah pesisir beriklim sedang, sedangkan fosfor bertanggung jawab atas banyak sistem estuari dan pesisir tropis. Keduanya dapat diperoleh dari:

    Minggu, 15 Maret 2020

    Bivalvia sebagai Filter Feeder


    Bivalvia merupakan salah satu spesies filter feeder di laut disamping spesies herring, teritip, rebon, dan paus baleen. Bivalvia mampu bekerja sebagai penyaring estuarina, menjernihkan perairan pantai, dan menghilangan nitrogen serta nutrien yang berasal dari perairan eutrofik. Kebanyakan bivalvia yang dibudidayakan mampu menyaring partikel air 1-4 L/jam/individu. Bivalvia menyaring partikel sesuai dengan nilai nutrisinya, memakan partikel tersebut lalu dilepaskan sebagai kotoran berselaput mukus (pseudofeses). Partikel yang tersuspensi, fitoplankton dan detritus mampu difilter bivalvia. Bivalvia mampu mensuspensi bahan berukuran antara 1-7 mikron, bergantung spesies dan dikeluarkan dalam bentuk pelet besar berukuran 500-3000 mikron. Oleh karena kemampuan bivalvia inilah, bivalvia berpotensi digunakan sebagai penjernih air, mengendalikan fitoplankton, dan meningkatkan pencahayaan dalam air.