-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label bubble gas disease. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label bubble gas disease. Tampilkan semua postingan

    Sabtu, 21 Oktober 2023

    External bubble ingestion kuda laut

    Nama lain:  pouch and systemic emphysema 

    Etiologi/ penyebab
    Supersaturasi gas (nitrogen/oksigen) atau infeksi bakterial dimana bakteri tersebut menghasilkan karbondioksida yang dapat terjebak di bawah kulit. Hal ini dapat terjadi jika akuarium ditumbuhi tanaman yang terlalu padat atau alga berlebih atau terpapar cahaya matahari terlalu intens[1,2]. Supersaturasi adalah gas terlarut yang memiliki tekanan lebih tinggi daripada tekanan osmotik. Biasanya terjadi pada daya dukung lingkungan yang tidak sesuai, injeksi gas penekan ke dalam sistem (misalnya dari sumber air terdalam), atau fotosintesis, dll [3]. Penyebab lain dari gas bubble disease adalah mycobacteriosis subklinis, gangguan metabolic, dan infeksi brood pouch [6].

    Kamis, 26 Oktober 2017

    Pemeriksaan klinis pada udang - bagian 1


    Pemeriksaan klinis merupakan suatu metode pemeriksaan yang dilakukan untuk menentukan indikator suatu agen penyakit berdasarkan gejala klinis.

    Pada dasarnya penentuan diagnosa penyakit pada udang sulit ditegakkan sebab ada banyak sekali faktor yang berpengaruh dan menimbulkan kebingungan/ keambiguan. Munculnya infeksi ganda atau infeksi campuran disertai dengan pengaruh dari faktor lingkungan menambah sulitnya diagnosa dari pemeriksaan klinis. Tingkat eror atau kesalahan diagnosa  hanya dengan gejala klinis saja sangatlah tinggi. Namun demikian pemeriksaan klinis yang tepat akan sangat membantu menggiring diagnosa pada pengujian histopatologi atau pengujian lainnya. Berikut ini adalah pengamatan dan pemeriksaan klinis yang dapat dilakukan pada udang.

    A. Uji di akuarium

                    Cara ini dilakukan dengan meletakkan udang yang memiliki gejala klinis ke dalam akuarium yang bersih, beraerasi, dan memiliki salinitas yang sama dengan tempat pemeliharaan udang sebelumnya. Kemudian tunggu respon dari udang. Apabila dalam waktu sekitar 2 jam udang kembali normal (gejala klinis hilang) dapat diduga kemungkinan faktor penyebabnya adalah kualitas lingkungan budidaya yang buruk.

    B. Pengamatan perilaku

                    Perilaku atau behavior merupakan salah satu bentuk pengamatan gejala klinis yang dapat dilakukan untuk mengetahui adanya stress atau penyakit. Perubahan perilaku udang paling mudah diamati oleh pekerja atau operator ditambak. Perubahan perilaku yang dapat diamati antara lain perilaku makan, berenang, dan udang yang berkumpul di titik tertentu. Bahkan keberadaan predator juga dapat terlihat pada perubahan perilaku udang. Pada pengamatan perilaku ini sangat penting bagi pembudidaya untuk mengetahui terlebih dahulu sifat dasar, karakter, dan perilaku dari udang. Apabila diperlukan pencatatan perubahan perilaku udang juga dapat dilakukan. Berikut ini adalah perubahan perilaku dan indikasinya yang dapat dijadikan panduan dalam melakukan pengamatan perilaku.