Cryptosporidium parvum merupakan parasit kelompok protozoa yang termasuk dalam filum apicompexa. Parasit ini dapat menyerang berbagai hewan darat, termasuk buruk, mencit, dan manusia. Terdapat 44 spesies Cryptosporidium yang menginfeksi ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia. Parasit ini menimbulkan sakit dengan cara masuk dan bereproduksi di saluran pencernaan serta sel lainnya. Ikan berperan sebagai karier mekanik dari Cryptosporidium. Infeksi Cryptosporidium pada ikan mungkin saja terjadi dan harus dikonfirmasi melalui histologi. Dalam tubuh ikan, siklus hidup yang dialami oelh Cryptosporidium meliputi:
- Ikan
- Udang
- Ikan Hias
- Moluska
- Lobster
- Mamalia Laut
- Coral
- Rumput Laut
- Lingkungan
- Nutrisi
- Lab
Home » Posts filed under parasit ikan
Tampilkan postingan dengan label parasit ikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label parasit ikan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 26 Desember 2024
Senin, 21 Mei 2018
[HERBAL] Mengkudu
Taksonomi [20]
Subkingdom Viridiplantae
Infrakingdom Streptophyta
Superdivision Embryophyta
Division Tracheophyta
Subdivision Spermatophytina
Class Magnoliopsida
Superorder Asteranae
Order Gentianales
Family Rubiaceae
Genus Morinda L.
Species Morinda citrifolia L.
Nama lain
noni (Hawai‘i), Indian mulberry (English), lada (Guam, Northern Marianas), nono (Cook Islands, Tahiti), non (Kiribati), nonu, nonu atoni, gogu atoni (Niue, Samoa, Tonga, Wallace, Futuna), nen, nin (Marshall Islands, Chuuk), kesengel, lel, ngel (Palau), kura (Fiji), canary wood (Australia), I (Kosrae), weipwul (Pohnpei), mangal‘wag (Yap) [3], pace, mengkudu
Bahan aktif
Daun dan buah mengkudu mengandung alkaloid, flavonoid, polifenol, antrakuinon
[2], saponin, acubin, alizarin [4], xeronine, plant sterois, alizarin, lycine,
sosium, caprylic acid, arginin, proxeronine, antraquinines, trace elements,
phenylalanine, magnesium, terpenoid, scolopetin [9]. Vitamin yang terkandung
dalam buah mengkudu adalah vitamin C dan provitamin A. Asam Caproic dan
caprilic merupakan asam organic utam yang terkandung di dalamnya [10].
Jumat, 20 Oktober 2017
Gyrodactyliasis pada Ikan Hias
Nama lain: skin fluke [1]
Etiologi/ penyebab: parasite monogenean Gyrodactylus
bullatarudis [5], G. Turnbulli, G. Katherineri [6].
Parasit bersifat vivipar (beranak ) [1]. G. gurleyi
terdapat pada ikan maskoki. Sedangkan G. elegans pada ikan stickleback
[]. Parasit ini berukuran kecil
(panjangnya kurang dari 1mm), memiliki dua anchor central dan 16 kait marginal
pada opisthohaptor. Tidak memiliki eyespot dan terkadang terlihat juvenil di
uterus cacing dewasa [2]
Hospes : ikan hias air tawar seperti
ikan mas koki, discus, dan angel fish [1], guppy [5], koi, molly, platy, swordtail [6], dan ikan hias air laut [2]
![]() |
| Gyrodactylus (pic from classconnection.s3.amazonaws.com) |
Minggu, 15 Oktober 2017
Gyrodactyliasis
Nama lain: gyrodactyliasis [7], skin fluke
Etiologi/ penyebab: Gyrodactylus.sp
[1] Gyrodactylus salaris [9]
Morfologi:
Cacing monogenean dengan panjang 0,5-0,8mm [2]. Cacing ini
melekatkan diri dengan haptor yang dilengkapi dengan 2 jangkar (anchor)
dan 16 kait tepi (marginal hook). Bersifat hermafrodit [3]. Gyrodactylus
tidak memiliki bintik mata dan pada ujung kepalanya terdapat dua tonjolan [4].
Embrio parasite dapat terlihat di dalam uterus [6].
Taxonomi [1]:
Filum : Vermes
Subfilum :
platyherlminthes
Kelas : Trematoda
Ordo : Monogenea
Famili :
Gyrodactylidae
Subfamili : Gyrodactylinae
Genus : Gyrodactylus
Spesies : Gyrodactylus.
Sp
Hospes : ikan air tawar, laut, payau [1]
Clarias batrachus, C. macrocephalus, Cyprinus carpio, Pangasius,
Ophiocehalus striatus, Trichopterus pectoralis [3]
Langganan:
Postingan (Atom)

