-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label Rumput laut. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Rumput laut. Tampilkan semua postingan

    Senin, 20 Mei 2024

    Spot decay pada rumput laut

    Nama lain:  -

    Etiologi/ penyebab:
    bakteri  Halomonas venusta  [1] yang dulunya disebut dengan Deleya venusta [3]

     

    Hospes Undaria pinnatifida [1].

     

    Stadium rentan

    -

     

    Epizootiologi

    Penyakit ini dilaporkan oleh Ma et al (1995) di Dalian, China [3].

    Jumat, 06 Oktober 2023

    Green Decay disease pada rumput laut

    Nama lain:  -

    Etiologi/ penyebab
    Bakteri gram negatif Allovibrio/ Vibrio logei [1], Vibrio harveyi [3]

    Hospes
    rumput laut Undaria pinnatifida [1]

    Stadium rentan
    -

    Epizootiologi
    Penyakit ini dilaporkan terjadi di China dan dilaporkan oleh Jiang et al (1997). Penyakit ini terjadi pada saat suhu di bawah 10oC dengan puncak kematian pada suhu 2-3oC. Mortalitas yang disebabkan oleh penyakit ini sekitar 20-30% disertai kerugian ekonomi akibat tampilan [2].

    Jumat, 21 April 2023

    Pin Hole Disease pada Rumput Laut

    Nama lain: 

    Etiologi/ penyebab:
    harpacticoid copepod. Spesies Thalestris sp. yang juga termasuk harpaticoid copepod lebih dahulu dipastikan sebagai penyebab pinhole disease [2]. Dua spesies harpacticoid copepod lain yang menginfeksi adalah Amenophia orientalis serta Scutellidium sp. Keduanya dicirkan dengan tubunya yang pipih dorsoventral. Spesies harpaticoid lainnya memiliki tubuh berbentuk silindris [5]. A. orientalis yang menyebabkan pinhole disease hanya stadium nauplius dan copepodid saja, bukan stadium copepod dewasanya [6]. Parathalestris infestus juga dapat menjadi salah satu kemungkinan penyebab pin hole disease [7]. Spesies lain yang diketahui menyebabkan pin hole disease adalah dari genus Amonardia yaitu Amonardia coreana sp dan Amenordia normani [6].

    Gb. Copepod penyebab pinhole disease (Song et al., 2007)

    Jumat, 10 Maret 2023

    Brown Endophytic Disease

    Beberapa rumput laut hidup secara endofitik, menumpang di dalam rumput laut lain. Endofitik hijau dan coklat berpigmen, Sebagian bersifat hemiparasit, mengambil nutrisi dari inang [2].

    Nama lain:  -

    Etiologi/ penyebab
    Ocrophyta, ordo Laminariales, Laminariocolax aecidoides, L.  elsbetiae [1] atau yang dulunya disebut dengan Streblonema aecidioides (Rosenvinge) Foslie ex Jaasund, 1963; Gononema aecidioides (Rosenvinge) P.M. Pedersen, 1981; Entonema aecidioides (Rosenvinge) Kylin, 1947; Myrionema aecidioides (Rosenvinge) Sauvageau, 1897; Ectocarpus aecidioides Rosenvinge, 1893; dan Phycocelis aecidioides (Rosenvinge) [3]. Genus ini banyak tersebar di pantai bersuhu sedang [2]. Genus ini termasuk dalam rumput laut dan sering ditemukan melekat pada Undaria pinnatifida. Secara mikroskopis berukuran kecil dengan filamen uniseriate [3].

    Sabtu, 25 Juli 2020

    Covid-19 dan Dampaknya terhadap Dunia Perikanan


    Covid-19 merupakan penyakit yang sejak akhir tahun 2019 hingga saat dimana tulisan ini dibuat, masih menjadi perbincangan dan wabah di segala penjuru dunia. Perlu diketahui bahwa penyakit Covid-19 ini disebabkan oleh virus yang bernama SARS –Cov-2 yang termasuk dalam famili coronaviridae dan genus betacoronavirus. SARS-Cov-2 ini menyerang pada sistem pernafasan terutama paru-paru. Virus ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui reseptor protein angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2). Dibandingkan dengan ikan, kecuali untuk lungfish, ikan bernafas menggunakan insang. Kesamaan genetik asam amino pada ikan terhadap reseptor ACE2 ini sangat rendah. Oleh karenanya, dapat dikatakan bahwa ikan tidak rentan dan tidak ada kemungkinan bagi virus ini untuk menginfeksi pada ikan. Namun hal yang tidak dapat diabaikan adalah pengaruh pandemi

    Selasa, 21 Februari 2017

    Ice-Ice pada Rumput Laut

     
    Nama lain: -
     
    Etiologi/ penyebab:
    Bakteri diduga sebagai penyebab dari penyakit ice-ice. Pseudomonas nigricaciens P. fluorescens, Vibrio granii, Bacillus cereus V. agarliquefaciens Vibrio agarliquefaciens menunjukkan patogenesitas yang cukup tinggi [4]. Pada studi yang dilakukan oleh Achmad et al (2016), pada Kappahycus alvarezii terdapat beberapa jenis bakteri yang terlibat untuk menyebabkan penyakit ice ice antara lain Shewanella haliotis,Vibrio alginolyticus, Stenotrophomonas maltophilia, Arthrobacter nicotiannae, Pseudomonas aeruginosa, Orthobacterum anthropic, Catenococcus thiocycli, dan Bacillus subtilis. S. maltophilia dilaporkan mampu menimbulkan gejala ice-ice dalam 5 jam pasca infeksi diikuti O. anthropic, P.aeruginosa [3]. Sumber lain menyebutkan bahwa Flavobacterium meningosepticum, V. alginoliticus, Pseudomonas cepacia, P. diminuta dan Plesiomonas shigelloidesy terdeteksi pada penyakit ice-ice pada K. alvarezii [4]. Pada kasus Euchema,  dua bakteri patogen Vibrio-Aeromonas dan Cytophaga-Flavobacterium  menunjukkan interaksi bakteri pada rumput laut. Cytophaga sp 25 menunjukkan aktifitas non motil, dan Vibrio sp P11 merupakan bakteri yang aktif berenang. Vibrio yang motil ini menyebabkan lebih mudah menyerang permukaan rumput laut [5]
     
    Hospes
    Rumput laut jenis Euchema dan Kappaphycus