-->

atas

    Tampilkan postingan dengan label Blooming alga. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Blooming alga. Tampilkan semua postingan

    Jumat, 28 Februari 2025

    Eutrofikasi pada perairan

    Eutrofikasi adalah peristiwa pengayaan air oleh unsur nitrogen dan fosfor. Masuknya unsur hara menyebabkan perairan menjadi subur sehingga meningkatkan pertumbuhan plankton cyanophyta dan chrlorophyta. Peningkatan pertumbuhan alga ini akan mengakibatkan berkurangnya oksigen terlarut dalam air. Eutrofikasi dapat terjadi akibat penuaan badan air secara bertahap maupun dari polusi nutrisi secara antropogenik.

    Eutrofikasi disebabkan oleh nutrisi nitrogen dan fosfor. Nitrogen adalah penyebab utama eutrofikasi di muara dan wilayah pesisir beriklim sedang, sedangkan fosfor bertanggung jawab atas banyak sistem estuari dan pesisir tropis. Keduanya dapat diperoleh dari:

    Kamis, 30 Januari 2025

    Harmful Alga Blooms (HABs) di perairan

    Nama lain:  Blooming Alga/ Red Tide/ Brown Tide

    Etiologi/ penyebab:
        Harmful Alga Blooms (HABs) atau Blooming Alga  disebabkan oleh peningkatan jumlah fitoplankton pada perairan tawar, payau, dan laut. Fitoplankton berbahaya yang terlibat dalam blooming alga diantaranya adalah diatom, dinoflagellata, cyanobacteria, dan alga hijau. Cyanobacteria, diatom, dinoflagellata dapat menghasilkan cyanotoxin. Cyanobacteria merupakan alga yang bersifat bentik atau pelagis. Cyanobacteria ada yang berbentuk unikoloni pembelahan biner, uni koloni dengan berbagai pembelahan, koloni multiseluler, sel bervariasi, dan bercabang. Koloni cyanobacteria cukup besar terlihat secara kasat mata di permukaan air. Cyanobacteria tumbuh paling optimal pada suhu 25-35oC. Terdapat 46 spesies berdampak negatif terhadap vertebrata. Cyanobacteria yang umum menghasilkan toksin dan mengganggu perairan tawar antara lain are Microcystis spp., Cylindrospermopsis, raciborskii, Planktothrix (syn. Oscillatoria) rubescens, Synechococcuss, Anabaena spp., some Oscillatoria spp. etc. Anabaena, Aphanizomenon, Oscillatoria, dan Microcystis.