-->

    Thursday, 29 June 2017

    Herbal: Teh (Camellia sinensis)

    Gb. Tanaman teh (picture from Shopunt.com)
    Taksonomi
    Kingdom           lantae  – plantes, Planta, Vegetal, plants           
    Subkingdom      Viridiplantae       
    Infrakingdom    Streptophyta  – land plants        
    Superdivision    Embryophyta      
    Division            Tracheophyta  – vascular plants, tracheophytes
    Subdivision       Spermatophytina  – spermatophytes, seed plants, phanérogames          
    Class                Magnoliopsida  
    Superorder       Asteranae            
    Order               Ericales                  
    Family              Theaceae  – tea               
    Genus               Camellia L. – tea              
    Species             Camellia sinensis (L.) Kuntze – tea

    Bahan aktif
    Ekstrak dari teh hijau mengandung antibakteri gram negatif dan positif. Banyak pembudidaya menggunakan bahan ini untuk membasmi ikan predator, keong atau berududi kolam ikan dan udang. Berbagai jenis saponin telah diidentifikasi pada biji teh Ekstrak the hijau juga mengandung katekin yang memiliki aktifitas biologi sebagai antioksidan, antiangiogenesis, dan antiproliferatif yang mencegah dan menangani berbagai bentuk kanker. Tea seed cake (bunkil biji teh) atau tea seed meal merupakan ampas dari tanaman teh Camellia .sp yang masih mengandung 5,2-7,2% saponin setelah diekstraksi.


    Mekanisme kerja
    Saponin yang ada dalam tea seed cake akan  menghancurkan eritrosit.  Saponin juga akan menurunkan regangan permukaan antara air dan insang sehingga menginduksi hemolysis, mencegah pengambilan oksigen oleh ikan dan akhirnya ikan mati perlahan akibat kekurangan oksigen.

    Penggunaan pada Ikan dan Udang
    Dosis efektif saponin kasar yang digunakan untuk mengeradikasi ikan predator bergantung pada proporsi berat badan dan kadar salinitas tambak. Keefektifan saponin akan menurun seiring penurunan salinitas. Paling baik digunakan ketika air surut dan pada siang hari pukul 12.00 dan 13.00. Penggunaan 1,1ppm akan membunuh ikan nila (Tilapia mosambica) dalam satu jam pada salinitas 35ppt. Pada salinitas 10ppt, dosis yang sama membutuhkan 14,5-16,5 jam untuk membunuh ikan. Sebagai saran, untuk penggunaan pada salinitas >15ppt, dapat digunakan 12g teaseed cake/m3 air. Sedangkan untuk salinitas <15ppt, digunakan 20g tea seed cake/m3. Paling baik menggunakan saponin adalah saat air surut (jelang malam atau malam hari). Kadar saponin dalam bungkil biji teh tidaklah sama, namun 150-200kg bungkil teh/ha kolam sudah mampu membunuh ikan liar pada budidaya lobster air tawar.
    Gb. Tea seed cake (picture from http://i.bosscdn.com)

    Bahan
    Dosis dan aplikasi
    Keterangan
    Tea seed cake (bungkil biji teh)
    75-100ppm, ditaburkan dipermukaan atau digenangi di kolam
    Toksisitas dalam jangka waktu 10-12 hari, selepasnya berfungsi sebagai pupuk (untuk air tawar, payau dan hatcheri)
    Bungkil biiji teh
    20gram/m3 air
    Untuk mematikan  ikan liar di tambak

    200-250kg/ha kolam
    Volume air diturunkan hingga 1/3 nya. Setelah 6 jam air baru dinaikkan. Penggunaan untuk budidaya lobster air tawar.
    Ekstrak daun teh
    150ppm selama 48 jam perendaman
    Untuk membasmi Motile Aeromonas Septicaemia.
    Teh hijau
    0,5gr/kg pakan
     untuk meningkatkan kadar protein dan menurunkan lemak pada ikan, immunostimulan
    Bubuk biji teh hijau
    10% pakan
    Mencegah Aeromonas pada ikan rainbow trout
    UDANG
    Daun teh
    1mL/ 1 Lt air
    10gram daun direndam air panas selama 15-30  menit atau direbus selama 10 menit à mengatasi vibrio
    Teaseed cake
    150-200kg/ha
    Direndamkan semalam pada air tawar, payau, atau laut

    Toksisitas
    Sianipar et al (2006) melakukan percobaan penggunaan ekstrak biji teh (Camellia sinensis) untuk membasmi keong mas pada budidaya secara mina padi. Ekstrak biji teh ini mampu mematikan dan membuat keracunan ikan nila pada dosis 8,61 ppm (4,5 dan 5,6 kali lebih membunuh dibandingkan dosis untuk keong mas). Artinya, ekstrak biji teh ini mampu mematikan ikan pada konsentrasi kecil. Daya racun dari saponin akan meningkat seiring dengan peningkatan salinitas. Pada ikan  daya racunnya 50 kali lebih besar daripada terhadap lobster air tawar.  Daya racun tersebut akan hilang 2-3 hari di dalam kolam.

    Referensi

    Anonim. 1978. Manual on Pond Culture of Penaeid Shrimp. A project of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). ASEAN National Coordinating Agency of the Philippines Ministry of Foreign Affairs Manila, Philippines

    Anonim. Camellia sinensis  (L.) Kuntze. Integrated Taxonomic Information System on-line database

    APEC/SEAFDEC. 2001. Husbandry and health management of grouper. APEC, Singapore and SEAFDEC, Iloilo, Philippines. 94 p.

    Arthur, J.R., Lavilla-Pitogo, C.R., Subasinghe, R.P. 1996. Use of Chemicals in Aquaculture in Asia.  Proceedings of the Meeting on the Use of Chemicals In Aquaculture in Asia

    Azizah, R. 2013. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Teh Tua (Camellia sinensis) terhadap Penyakit Motile Aeromonas Septicemia pada Benih Ikan Mas. Fakultas Perikanan, Insitut Pertanian Bogor. Skripsi

    ER, A , KAYIŞ, Ş . (2015). Çay Bitkisi (Camellia sinensis) Tohumunun Gökkuşağı Alabalıklarında (Oncorhynchus mykiss) Aeromonas hydrophila Enfeksiyonuna Karşı Kullanımının Araştırılması. El-Cezeri Journal of Science and Engineering, 2 (3), 0-0.

    Kongchum, P., Chimtong, S., Chareansak, N,m Subrasert, P. 2016. Effect of Green Tea Extract on Vibrio parahaemolyticus Inhibition in Pacific White Shrimp (Litopenaeus vannamei) Postlarvae.  

    Lukito, A. dan Prayugo, S. 2007. Panduan Lengkap Lobster air Tawar. Penebar swadaya: Jakarta

    Patra, K. 2012. Dietary Phytochemicals and Microbes. Springer science and business media.

    Ramudu, K.R. dan Dash, G. 2014. A Review on Herbal Drugs Against Harmfull Pathogens in Aquaculture. American Journal of Drug Discovery and Development, 3: 209-219

    Rohman, M. 1986. Efektifitas Bungkil Biji The (Saponin) sebagai Pemberantas Ikan Liar di Tambak. Fakultas Perikanan, Insitut Pertanian Bogor. Skripsi

    Sianipar, M.S., Danar Dono, Suharto, H., Nurlaeni, Y. 2006. Aktivitas Moluskisida Ekstrak  Biji  Teh (Camelia sinensis)  (THEACEAE) Terhadap Keong Mas ( Pomacea canaliculata) (Mesogastropoda: Ampulariidae)

    Vanichkul, K., Hamthanon, V., Siripong, T. 2014. Acute Toxicity of Tea Seed Cake on Climbing perch (Anabas testudineus (Bloch)). IJERD – International Journal of Environmental and Rural Development (2014) 5-2


    No comments:

    Post a Comment