Referensi

Jumat, 13 Juli 2018

[HERBAL] Temulawak

Temulawak (by manfaat.co.id)
Nama lain
Javanese turmeric, Temulawak

Taksonomi
Kingdom            Plantae   
Subkingdom       Viridiplantae       
Infrakingdom     Streptophyta      
Superdivision     Embryophyta      
Division             Tracheophyta     
Subdivision        Spermatophytina              
Class                 Magnoliopsida    
Superorder        Lilianae                  
Order                Zingiberales         
Family               Zingiberaceae     
Genus                Curcuma L.
Species              Curcuma longa L.


Bahan aktif
Rimpangnya memiliki kandungan curcuminoid (1-2%), campuran derivat dicinnamoylmethane seperti curcumin (diferuloylmethane), monodemethoxycurcumin (feruloyl-p-hydroxycinnamoylmethane) dan bisdesmethoxycurcumin (bis-(p-hydroxycinnamoyl) methane  serta diarylheptanoids phenolic dan non phenolic, minyak volatile sequisterpene, xantorrhizol, dan sedikit camphor.  [1].

Khasiat secara umum
Curcumin dapat berfungsi sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan sebagai pemicu munculnya kekebalan pada tubuh. Xantorrizol juga memiliki fungsi yang sama. Keduanya juga dapat bekerja sebagai antimutagenic dan karsinogenik. Temulawak pada beberapa studi dikenal memiliki material hepatoprotektif, menurunkan kolesterol dalam hati. Efek antifungal, antimicrobial, dan insektisidal juga telah ditunjukkan secara in vitro [1]

Penggunaan pada Ikan dan Udang
Tidak banyak informasi yang bisa didapatkan karena herbal temulawak ini merupakan tanaman asli Indonesia sehingga perkembangan manfaatnya  bagi perikanan budidaya baru dikembangkan di local saja. 


Bahan
Dosis dan aplikasi
Keterangan
Ekstrak temulawak
0,4g/L
Meningkatkan SR patin (in vivo)
0,4gr/100gr pakan
Menangani aeromoniasis ikan mas
0,6gr/L air selama 5 menit untuk 30 hari
Penanganan edwardsiella pada ikan baung
Perasan Temulawak
0,2kg/ 0,25kg air/1kg pakan, rendam selama 10 menit sebelum diberikan
Meningkatkan nafsu makan lele
Ekstrak temulawak + vitamin C
15% temulawak  + 1000mg/kg vit C dalam pakan
Meningkatkan SR ikan papuyu
Parutan Temulawak
Dioleskan pada luka/borok

Rebusan rimpang
Perendaman ikan sakit

Sumber : [2], [3], [4], [5], [6], [8]

Toksisitas
Uji toksisitas pada artemia salina menunjukkan bahwa LC50 ekstrak etanol temulawak adalah 238ppm. Sedangkan pada embrio ikan zebra adalah 80ppm pada jam ke 96.  Konsentrasi 100ppm menimbulkan malformasi dan edema pericardium pada ikan zebra [7]


Referensi
1. EMA. 2014. Assessment report on Curcuma xanthorrhiza Roxb. (C. xanthorrhiza D. Dietrich), rhizome. European Medicines Agency
2. Purwanti, V., DEwi, E.R.S., Ulfah, M. 2017. Pemberian Ekstrak Rimpang Temulawak terhadap Kelangsungan Hidup Benih Ikan Patin yang Dipelihara dalam Sistem Akuakultur. SEMNAS SAINS & ENTREPRENEURSHIP IV

3. Purwati, H., Herlinawati, Fitriliyani, I. 2015. Pengaruh Penambahan Vitamin C Dan Ekstrak Temulawak Pada Pakan Komersil Terhadap Pertumbuhan Post Larva Ikan Papuyu (Anabas Testudineus Bloch). Fish Scientiae, Volume 5 Nomor 10,Desember 2015, hal. 60-72

4. Mutia, D.K. 2012. Pemanfaatan Ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza) untuk Menanggulangi Ikan Mas (Cyprinus carpio L) yang Terinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila. Skripsi Universitas Muhamadiyah Purwokerto

5. Hardi, E.H.  Bioimun Untuk Pengendalian Penyakit Bakterial Pada Budidaya Ikan Air Tawar. Universitas Mulawarman

6. Rubianto, Riauwaty, M., Lukistyowati, I. Histopatology Of Mystus Nemurus Of Liver That Immersed With Curcuma Xanthorrhiza Roxb Extract And Were Infected By Edwardseilla Tarda

7. Syahbirin, G., Nurfadilawati, Mohamad, K. 2017. Curcuminoid And Toxicity Levels Of Ethanol Extract Of Javanese Ginger (Curcuma Xanthorrhiza) On Brine Shrimp (Artemia Salina) Larvae And Zebrafish (Danio Rerio) Embryos. Asian Hournal of Pharmaceutical and clinical research Vol 10, Issue 4

8. Hidayah, H.A. Tanaman Herbal untuk Meningkatkan Kesehatan Ikan. Bio.unsoed.ac.id



Tidak ada komentar:

Posting Komentar